SERANG – Motor Honda Beat dengan nomor polisi A -4019 DX terpental tertabrak Kereta Api lokal Merak-Rangkasbitung di perlintasan Kampung Kroya, Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, Senin (7/10/2024) pagi.
Pengendara atas nama Sanwani (34) mengalami luka berat dan penumpang Syamsul Bahri (35) meninggal dunia di lokasi setelah terpental sejauh 10 meter.
Kapolsek Kasemen AKP Nurhaedin mengatakan, peristiwa kecelakaan terjadi pada pukul 09.10 WIB saat kereta api lokal 302 melintas di perlintasan sebidang yang dilengkapi palang pintu.
“Petugas penjaga palang pintu Feri menutup palang pintu tersebut kemudian dari arah Banten yang akan menuju pontang melintas sepeda motor sepeda motor,” kata Nurhaedin kepada wartawan melalui keterangan tertulisnya, Senin.
Pada saat itu, kata Nurhaedin, petugas sudah berusaha menghentikan laju kendaraannya dengan meneriaki pengendara.
Namun, pengendara tetap menerobos ketika palang pintu sudah tertutup.
“Disaat bersamaan kereta sudah akan melintas jarak 2 meter, kemudian kereta api menabrak motor dan tersebut kurang lebih 10 meter dari perlintasan,” ujar dia.
Untuk korban, lanjut Nurhaedin, sudah dibawa ke rumah sakit dr Drajat Prawiranegara Serang.
Sedangkan korban luka berat mendapatkan perawatan di Puskesmas Kasemen.
“Kedua korban pekerjaannya buruh PU LH Pontang (pekerja pembersih jalan),” tandas Kapolsek.
Petugas jaga Pos Perlintasa Kereta Kroya, Feri mengaku saat kejadian alarm dan palang pintu sudah diturunkan.
Namun, korban tetap melintas menerobos palang pintu yang sudah full turun.
“Dari kita juga petugas sudah ngasih himbauan dengan menutup palang pintu, alarm bunyi eh gatau kenapa si pengendara menerobos,” kata Feri kepada wartawan.
Feri menceritakan kedisiplinan pengendara yang kurang ketika akan ada kereta melintas.
Sebab, selama berjaga di Pos tersebut, kerap menegur pengendara yang mencoba menerobos palang pintu saat ditutup.
Justru, kata Feri, pengendara lebih galak saat ditegur.
“Kita sebagai petugas ngasih himbauan tapi dari pengendara itu masih marah-marah tidak terima kita kasih himbauan,” ujar dia.




















