SERANG – Sebuah video perundungan siswi SMP di Kota Serang, Banten viral di media sosial.
Dalam video yang dilihat buanabanten.id di akun X @dhemit_is_back terlihat seorang siswi mengenakan kerudung putih dengan seragam batik berwarna biru dipukuli oleh sejumlah siswi lainnya.
Korban siswi kelas 2 SMPN di Kota Serang dengan inisial Ai dipukul dibagian wajah, kepala bagian belakang hingga kerudungnya terbuka.
Akibatnya, korban terjatuh ke rerumputan. Namun, pelaku tak berhenti menyiksa korban.
Justru, pelaku terus memukuli badan korban secara membabi muta dengan tangan kosong.
Tak hanya itu, korban pun dijambak rambutnya, lalu diseret hingga menangis kesakitan.
Sejumlah rekan pelaku pun turut serta menendang korban yang sudah dalam kondisi menangis.
Perekam lalu melerai aksi penganiyaan saat korban ditindih pelaku.
“Sudah weh sudah,” teriak perekam seorang pria.
Dalam keterangan video, korban mengalami trauma, dan kasusnya sudah dilaporkan ke kepolisian oleh pihak keluarga korban.
“Saat ini korban mengalami perubahan sikis dan ketakutan keluar rumah. Kejadian sudah 5 bulan lalu. Tapi belum ada kejelasan hukum,” dikutip dari keterangan video
Saat dikonfirmasi, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Serang Kota Kompol Hengki Kurniawan membenarkan video aksi perundungan yang dilakukan sejumlah siswi terhadap korban terjadi di wilayah Kota Serang.
Saat ini, kata Hengki, kasus tersebut telah dilaporkan dan sedang dalam proses penyelidikan.
“Betul (video terjadi di Kota Serang). Untuk laporan sudah diterima dan sedang proses penanganan,” kata Hengki dihubungi melalui pesan WhatsApp, Jumat (28/11/2024).
Hengki mengungkapkan, aksi perundungan yang viral di media sosial terjadi pada bulan Juli 2024 lalu.
“Kejadian pada bulan Juli,” ujar Hengki.




















