SERANG – PT ASTRA Infra Toll Road Tangerang–Merak memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun ini untuk arah ke Pelabuhan Merak akan terjadi pada H-3 atau 28 Maret 2025.
“Diperkirakan puncak arus mudik Lebaran akan terjadi pada Kamis, 27 Maret 2025, dengan estimasi 179 ribu kendaraan melintas,” kata Group Chief Executive Officer Astra Infra, Firman Yosafat Siregar melalui keterangan tertulisnya, Jumat (14/3/2025).
Dikatakan Firman, pada periode lebaran tahun ini, diprediksi terdapat 3,4 juta kendaraan yang akan melintasi dari arah Jakarta maupun Merak.
Sementara itu puncak arus balik Lebaran diprediksi pada Jumat, 11 April 2025 dengan estimasi 167 ribu kendaraan melintas.
“Untuk menciptakan perjalanan mudik yang lancar dan aman, ASTRA Infra mengimbau kepada pemudik untuk merencanakan perjalanan mudik dengan bijak, dengan menghindari periode yang diprediksi menjadi puncak arus mudik dan arus balik,” ujar Firman.
Mengantisipasi antrean panjang, pengelola tol paling Barat Pulau Jawa ini akan pengoperasian penuh gardu tandem di Gerbang Tol Cikupa, Cilegon Timur dan Merak.
Selain itu, demi menjamin kelancaran proses transaksi, dilakukan peningkatan kapasitas melalui penyediaan mobile reader.
Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, lanjut Firman, akan mengoperasikan secara fungsional lajur ke-3 segmen Serang Barat-Cilegon Timur yang sudah selesai proyek konstruksinya di tahun 2024.
Kemudian, Astra Tol juga melakukan koordinasi dengan kepolisian dalam penerapan delaying system pada beberapa titik seperti Gerbang Tol Cikupa, rest area KM 43 dan rest area KM 68.
Mengantisipasi potensi cuaca buruk, Firman meminta pengendara yang hendak melakukan penyeberangan untuk dapat merencanakan perjalanan dengan baik agar tidak terjebak di perjalanan.
“Mempersiapkan tiket ferry sebelum melakukan perjalanan, karena tiket ferry hanya bisa dibeli melalui aplikasi atau website ferizy maksimal 5 KM sebelum tiba di pelabuhan,” tandas dia.




















