LEBAK – Selama tiga bulan kawasan wisata Budaya Baduy Dalam, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten ditutup bagi wisatawan.
Penutupan akan dimulai lusa pada 1 Februari hingga 3 Mei 2025.
Kepala Desa Kanekes, Oom mengatakan, penutupan dilakukan karena ada ritual Kawalu atau ritual adat secara tertutup.
Tiga kampung di Baduy Dalam yakni Cikeusik, Cikartawana, dan Cibeo tidak diperbolehkan adanya pengunjung atau wisatawan yang masuk.
Namun, hanya orang-orang tertentu yang dapat berkunjung dengan izin khusus dan terbatas.
Dijelaskan Oom, Kawalu merupakan ritual adat sakral yang dilaksanakan rutin setiap satu tahun sekali bagi warga Baduy.
Kawalu merupakan bagian dari rangkaian ritual setelah panen padi yang sifatnya tertutup.
“Untuk masyarakat lain dan juga wisatawan, diharapkan menunda kunjungan ke Baduy Dalam hingga selesai Kawalu,” ujar dia.
Namun demikian, wisatawan masih bisa berkunjung ke kawasan Baduy luar seperti kampung Kaduketug dan juga Gajeboh.
Oom menambahkan, setelah Kawalu selesai, rangkaian ritual akan dilanjutkan dengan prosesi Seba Baduy dimana bisanya ribuan warga Baduy akan turun ke Rangkasbitung dan Serang untuk bertemu Bupati dan Gubernur.

















