Buanabanten.id
No Result
View All Result
Minggu, 19 April 2026
  • Login
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Hukrim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Travel
  • Video
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Hukrim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Travel
  • Video
No Result
View All Result
Buanabanten.id
Home Berita Utama

Rumah Mewah di Kota Serang Jadi Pabrik Pil PCC, 10 Orang Ditangkap

Redaksi by Redaksi
2 Oktober 2024 - Updated On 3 Oktober 2024
in Berita Utama, Hukrim
A A

SERANG – – Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar pabrik pil paracetamol, caffeine, carisoprod (PCC) di sebuah rumah mewah di Taktakan, Kota Serang, Banten, Jumat (27/9/2024).

 

Dari pengungkapan itu, BNN mengamankan 10 orang tersangka dan barang bukti alat dan 971.000 butir pil PCC

Baca Juga :

Terapkan Jumat WFH, Gubernur Banten Minta ASN Jadi Teladan Masyarakat untuk Hemat BBM

Terapkan Jumat WFH, Gubernur Banten Minta ASN Jadi Teladan Masyarakat untuk Hemat BBM

31 Maret 2026
Gubernur Andra Soni Pastikan Udang Tambak Asal Banten Aman Dikonsumsi

Warga Banten Serbu SPBU, Gubernur Andra Soni Minta Tak Perlu Panik, Harga BBM Dipastikan Tidak Naik

31 Maret 2026
Buka AMINOVA, Gubernur Banten Andra Soni: Keluarga Pondasi Utama Bentuk Karakter Generasi Penerus

Buka AMINOVA, Gubernur Banten Andra Soni: Keluarga Pondasi Utama Bentuk Karakter Generasi Penerus

23 Maret 2026
138 Titik SPKLU di Banten Siap Sambut Arus Mudik Lebaran 2026

138 Titik SPKLU di Banten Siap Sambut Arus Mudik Lebaran 2026

15 Maret 2026 - Updated On 27 Maret 2026

 

Kesepuluh orang tersangka itu inisial BY, DD, AD, BN,  FS, AC, JF, HZ, dan LF, serta seorang perempuan RY.

 

Direktur Psikotropika dan Prekursor Deputi Bidang Pemberantasan BNN Brigjen Aldrin Marihot Pandapotan Hutabarat mengatakan, terungkapnya pabrik pil PCC berawal dari adanya pengiriman 16 karung melalui ekspedisi pada Jumat (27/9/2024).

Buy JNews
ADVERTISEMENT

 

“Dari hasil pemeriksaan diketahui karung tersebut berisi 960.000 butir pil putih yang setelah dilakukan uji mengandung narkotika jenis PCC,” kata Aldrin kepada wartawan saat rilis kasus di Serang, Rabu (2/10/2024).

 

Kemudian, lanjut Aldrin, tim BNN melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka DD yang saat itu mengirimkan paket karung berisi PCC.

 

Dari keterangan DD, petugas melakukan penggeledahan di sebuah rumah mewah di Lingkungan Gurugui Timur, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

 

Dari dalam rumah milik BY tersebut, ditemukan barang bukti sisa hasil produksi jenis pil PCC sebanyak 11.000 butir dan dalam bentuk serbuk seberat 2.800 gram

 

“Tim BNN kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan tersangka lainnya,” ujar Aldrin.

 

Tersangka lainnya yaitu AD sebagai pengawas produksi, BN sebagai pemasok bahan, RY koordinator keuangan.

 

Selain itu, dua narapidana, berinisial BY yang berperan sebagai pengendali dan FS  sebagai buyer.

 

Keesokan harinya, tim BNN melanjutkan operasi secara intensif di beberapa titik, seperti Ciracas, Jakarta Timur dan  Lembang, Jawa Barat.

 

Dari dua lokasi tersebut, petugas kembali menangkap AC sebagai pengemas hasil jadi, JF sebagai koki atau pemasak,

HZ sebagai pemasok bahan.

 

Kemudian LF sebagai pemasok bahan dan pengemas hasil jadi yang terlibat dalam produksi dan distribusi narkotika jenis PCC tersebut.

 

Berdasarkan keterangan tersangka berinisial BY, lanjut Aldrin, diketahui bahwa mesin cetak pil tersebut dibeli pada tahun 2016 dan 2019 seharga Rp 80 – 120 juta.

 

Sedangkan untuk mesin mixer (pengaduk) dibeli pada tahun 2016 seharga Rp 17,5 juta.

 

“Tersangka BY yang juga merupakan

pemilik rumah mewah tersebut merupakan seorang narapidana kasus narkotika yang tengah mendekam di penjara sejak Tahun 2023 lalu,” kata dia.

 

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) subsider Pasal 113 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) lebih subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

 

“Dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup,” tandas Aldrin.

Tags: Bnn
Share196SendShareTweet123Send
Previous Post

Kepala BKD Banten Bantah Langgar Kode Etik: Saya Penuhi Undangan   

Next Post

Polisi Tangkap 5 Perampok yang Bunuh Supir Truk Gula di Tol Tangerang Merak

Related Posts

Terapkan Jumat WFH, Gubernur Banten Minta ASN Jadi Teladan Masyarakat untuk Hemat BBM
Berita Utama

Terapkan Jumat WFH, Gubernur Banten Minta ASN Jadi Teladan Masyarakat untuk Hemat BBM

2026/03/31
Gubernur Andra Soni Pastikan Udang Tambak Asal Banten Aman Dikonsumsi
Berita Utama

Warga Banten Serbu SPBU, Gubernur Andra Soni Minta Tak Perlu Panik, Harga BBM Dipastikan Tidak Naik

2026/03/31
Buka AMINOVA, Gubernur Banten Andra Soni: Keluarga Pondasi Utama Bentuk Karakter Generasi Penerus
Berita Utama

Buka AMINOVA, Gubernur Banten Andra Soni: Keluarga Pondasi Utama Bentuk Karakter Generasi Penerus

2026/03/23
138 Titik SPKLU di Banten Siap Sambut Arus Mudik Lebaran 2026
Berita Utama

138 Titik SPKLU di Banten Siap Sambut Arus Mudik Lebaran 2026

2026/03/15 - Updated On 2026/03/27
Patuhi SE Mendagri, Walikota Budi Rustandi Tetap Siaga di Kota Serang saat Libur Lebaran 2026
Berita Utama

Patuhi SE Mendagri, Walikota Budi Rustandi Tetap Siaga di Kota Serang saat Libur Lebaran 2026

2026/03/12
16 Tahun FBn, Ekbispar Award Nobatkan Lulu Jamaludin sebagai Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan
Berita Utama

16 Tahun FBn, Ekbispar Award Nobatkan Lulu Jamaludin sebagai Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

2026/03/07
Daftar Penerima Penghargaan Ekbispar Award 2026
Berita Utama

Daftar Penerima Penghargaan Ekbispar Award 2026

2026/03/07
Bebaskan Pajak Lahan Sawah, Bupati Lebak Hasbi Jayabaya Diganjar Penghargaan Ekbispar Award 2026
Berita Utama

Bebaskan Pajak Lahan Sawah, Bupati Lebak Hasbi Jayabaya Diganjar Penghargaan Ekbispar Award 2026

2026/03/07
Keterlaluan, Sudah Cemari Lingkungan 5,6 Hektare, PT Raja Goedang Mas Hanya Dituntut Denda Rp50 Juta
Hukrim

Keterlaluan, Sudah Cemari Lingkungan 5,6 Hektare, PT Raja Goedang Mas Hanya Dituntut Denda Rp50 Juta

2026/01/30
Penampakan Uang Rp1 Miliar dari Kasus Pencemaran Lingkungan di Cikande
Hukrim

Penampakan Uang Rp1 Miliar dari Kasus Pencemaran Lingkungan di Cikande

2026/01/26
Next Post
Polisi Tangkap 5 Perampok yang Bunuh Supir Truk Gula di Tol Tangerang Merak

Polisi Tangkap 5 Perampok yang Bunuh Supir Truk Gula di Tol Tangerang Merak

80 Anggota DPRD Pandeglang Dilantik, Tb. Khatibul Umam Jadi Ketua

80 Anggota DPRD Pandeglang Dilantik, Tb. Khatibul Umam Jadi Ketua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terapkan Jumat WFH, Gubernur Banten Minta ASN Jadi Teladan Masyarakat untuk Hemat BBM

Terapkan Jumat WFH, Gubernur Banten Minta ASN Jadi Teladan Masyarakat untuk Hemat BBM

31 Maret 2026
Gubernur Andra Soni Pastikan Udang Tambak Asal Banten Aman Dikonsumsi

Warga Banten Serbu SPBU, Gubernur Andra Soni Minta Tak Perlu Panik, Harga BBM Dipastikan Tidak Naik

31 Maret 2026
Buka AMINOVA, Gubernur Banten Andra Soni: Keluarga Pondasi Utama Bentuk Karakter Generasi Penerus

Buka AMINOVA, Gubernur Banten Andra Soni: Keluarga Pondasi Utama Bentuk Karakter Generasi Penerus

23 Maret 2026
Currently Playing

Kategori

  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Foto
  • Hukrim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Video
  • Wisata

Ikuti kami

  • Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi

Copyright © 2024 Buanabanten.id - Powered Dinamisweb

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Daerah
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Hukrim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Politik
  • Travel
  • Video

Copyright © 2024 Buanabanten.id - Powered Dinamisweb

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In