SERANG – Seekor sapi kurban mengamuk saat akan disembelih oleh warga Komplek Depag Ciwaru, Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten.
Dua orang warga mengalami luka-luka karena terjatuh saat berusaha menangkap sapi yang berusaha kabur usai diturunkan dari kendaraan truk pada Jumat (6/6/2025) pagi.
“Saat diturunkan dari truk dan dipapah oleh penjagal itu sudah terlihat stres dan garang. Benar saja saat turun truk langsung ngamuk dan berontak,” kata Ketua RW 07, Paimin saat dihubungi wartawan, Jumat.
Dua orang warga berusaha menenangkan sapi setelah turun dari truk.
Namun, sapi tetap mengamuk hingga kedua penjagal harus terpental karena tak kuat menahan amukan sapi saat mencoba memegang tali.
Akibatnya keduanya mengalami luka-luka lecet di kaki dan tangan, lalu diobati oleh warga sekitar.
“Penjagalnya terpental karena kena tendang kaki belakang sapi. Dipegang berdua juga ga kuat, tetap berontak,” ujarnya.
Akhirnya, sapi lepas lalu berlarian tanpa arah hingga masuk ke sebuah cafe dan merusak sejumlah fasilitas karena terus berontak.
Warga pun berusaha menangkap dengan dramatis membutuhkan waktu 30 menit hingga akhirnya berhasil dilumpuhkan.
Setelah ditangkap dan dilumpuhkan, Paimin mengatakan sapi langsung disembelih di areal cafe yang dahulu menjadi rumah mantan Anggota DPRRI almarhum Desmon J Mahesa.
“Sapi berhasil dijinakkan setelah pemilik sapi untuk menenangkan, dan berhasil ditangkap akhirnya diikat kaki dan kepala, terus disembelih di samping cafe itu, cukup dramatis pokoknya,” ucap Paiman..




















