SERANG – Bank Banten meminta maaf adanya kasus hilangnya saldo tabungan nasabah Bank Banten secara mendadak.
Hilangnya saldo itu disebabkan adanya proses operasional pemeliharaan data serta rekening nasabah yang berakibat terkendala sementara dalam sistem kami pada Rabu (01/10/2025).
“Kami memohon maaf atas kendala dan ketidaknyamanan yang terjadi,” kata Dirut Bank Banten M Busthami melalui keterangannya.
Busthami menjelaskan pada pukul 09.00 WIB, pemeliharaan tersebut telah selesai dan nasabah dapat kembali bertransaksi secara Normal tanpa hambatan;
Pemeliharaan data dan rekening nasabah, kata Busthami, bertujuan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan nasabah serta merupakan bagian dari komitmen kami untuk pemberian layanan terbaik;
Untuk itu, selama proses pemeliharaan data dan mekanisme akhir bulan di sisi core banking berlangsung, perlu dilakukan penyesuaian.
Adapun penyesuian itu fitur dan layanan transaksi, termasuk akses informasi saldo dan mutasi rekening nasabah.
“Bank Banten terus melakukan pemantauan dan pengecekan oleh tim serta Unit Kerja terkait,” ujar dia.
Busthami menegaskan, tidak ada saldo yang hilang dan Nasabah tidak perlu merasa khawatir, karena saldo keseluruhan nasabah tetap utuh dan aman;
Sebab, lanjut Ia, Bank Banten adalah Pelaku Industri Jasa Keuangan yang diawasi oleh OJK dan Bank Indonesia serta merupakan peserta Penjaminan LPS.
“Apabila Nasabah/Masyarakat menerima informasi mencurigakan atau memiliki pertanyaan terkait layanan Bank Banten, silakan mengunjungi kantor cabang terdekat atau menghubungi Call Center Bank Banten 24 jam di 1500-41,” tandas Busthami.




















