SERANG – Kepolisian Daerah Banten (Polda Banten) telah menyiapkan rekayasa lalulintas selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di Tol Tangerang Merak.
Delay sistem atau penundaan perjalanan dipersiapkan jika volume kendaraan di Pelabuhan Merak meningkat hingga mengular ke tol.
“Polda Banten melakukan rekayasa lalu lintas apabila terjadi situasi kendaraan mengekor sampai jalan Tol dengan kondisi kuning bahkan merah, kita akan melakukan rekayasa dengan melakukan delaying system,” kata Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto melalui keterangan tertulisnya, Jumat (20/12/2024).
Untuk tempat menunggu, kata Suyudi, dua rest area di KM 43 dan 68 jalan tol Tangerang-Merak arah Pelabuhan Merak disiapkan.
Berbagai fasilitas telah tersedia di rest area untuk memberikan kenyamanan bagi pengendara.
Selain itu, pos pengaman pun dibuat di masing-masing rest area dengan menyiagakan personil kepolisian.
Dikatakan Suyudi, pada Operasi Lilin Maung 2024 yang dimulai dari tanggal 21 Desember 2024 sampai 2 Januari 202 sebanyak 4.310 personil gabungan dikerahkan, termasuk di rest area.
“Kami sangat terfokus diwilayah merak, karena menjadi tempat penyebarangan masyarakat yang akan mudik ke wilayah Sumatera,” ujar dia.
Direktur Astra Tol Tangerang-Merak Rinaldi, mengatakan, cuaca ekstrem berpotensi mempengaruhi kondisi operasional transportasi laut dan kondisi jalan tol menuju Pelabuhan Merak.
“Kami melakukan langkah-langkah preventif untuk mitigasi dampak cuaca ekstrem berdasarkan prosedur tanggap darurat yang kami miliki,” kata Rinaldi.
Khususnya di Gerbang Tol Merak, kata Rinaldi, kebutuhan pengguna jalan saat terjebak antrean akan dipenuhi.
“Petugas gerbang disiagakan untuk membantu kebutuhan pengguna jalan di area gerbang tol,” ujar dia.

















