SERANG – Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center terbesar pertama di Banten hadir di kawasan wisata Aloha Pasir Putih, PIK 2, Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan PT PLN (Persero), Joni mengatakan SPKLU Center di Aloha PIK 2 merupakan SPKLU pertama milik PLN di Banten dengan konsep terpusat dan layanan Ultra Fast Charging.
“SPKLU Center di Aloha PIK 2 ini merupakan SPKLU pertama milik PLN di Provinsi Banten dengan konsep terpusat yang menghadirkan layanan Ultra Fast Charging,” kata Joni dalam sambutannya, Jumat (8/5/2026).
“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pengisian daya yang cepat, mudah, dan nyaman seiring dengan meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di Banten” sambung Joni.
Joni menyebut, populasi kendaraan listrik di Provinsi Banten mencatatkan kenaikan pertumbuhan signifikan hingga mencapai 19.145 unit atau menyumbang sekitar 10% dari total populasi nasional.
Peningkatan jumlah kendaraan listrik yang mencapai tiga kali lipat dalam dua tahun terakhir menuntut kesiapan infrastruktur pengisian daya yang memadai.
Saat ini, rasio populasi mobil listrik berbanding alat pengisian daya di Banten berada pada angka 1:38.
“Capaian ini menunjukkan bahwa adopsi kendaraan listrik di Provinsi Banten sangat besar dan terbuka,” ujar Joni.
Sehingga, lanjut Joni, dengan hadirnya titik lokasi SPKLU Center ke 28 di Indonesia ini dapat memperkuat ekosistem transportasi berkelanjutan.
“Ekosistem kendaraan listrik nasional dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap ketahanan dan keberlanjutan energi nasional,” tandas dia.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten, Muhammad Joharifin menambahkan, fasilitas pengisian daya di wilayahnya terus diperluas.
Salah satunya mendirikan SPKLU Center di area kuliner dan wisata Aloha Pasir Putih, PIK 2 dengan total 8 mesin pengisian daya, 6 unit mesin diantaranya sudah Ultra Fast Charging berkapasitas 120 kW.
Mesin tersebut yang memungkinkan pengisian baterai mobil listrik berlangsung lebih cepat dibanding metode konvensional.
“Pengguna kendaraan listrik bisa menikmati suasana pantai, kuliner, maupun fasilitas hiburan di Aloha PIK 2 sambil melakukan pengisian daya kendaraan,” kata Joharifin.
Hingga saat ini, kata Joharifin, di Provinsi Banten telah memiliki 253 unit EV Charger roda empat di 139 lokasi, dan 17 unit EV Charger roda 2 di 15 lokasi dengan total 102 soket.
“Sebagai komitmen jangka panjang, pada tahun 2026 ini PLN UID Banten akan mengembangkan SPKLU Center di 20 lokasi strategis lainnya,” kata dia.


















